Monday, February 13, 2017

MUI Berikan Klarifikasi Akun Twitter Palsu Atas Nama KH Ma’ruf Amin

“KH. Ma'ruf Amin, baik sebagai pribadi maupun sebagai Ketua Umum MUI dan Rais Aam PBNU tidak memiliki akun Twitter, dan tidak aktif di media sosial,” ujar Ketua MUI Bidang Infokom H Masduki Baidlowi
Ketum MUI yang juga Rais 'Aam PBNU, KH Ma'ruf Amin, di kantor MUI, Senin (28/11/2016), seusai dialog GNPF MUI dengan Kapolri soal Aksi Bela Islam III di Jakarta.

Hidayatullah.com—Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat memberikan klarifikasi terkait adanya akun palsu menamakan KH. Ma’ruf Amin di Twitter dan Facebook.Kiai Ma’ruf Amin yang juga Rais ‘Aam PBNU menurut MUI selama ini tidak memiliki akun baik Twitter, Facebook, Instagram dan sejenisnya.  Karenanya, siapapun yang mengatasnamakan diri sebagai akun Kiai Ma’ruf  dipastikan palsu.

Kriminalisasi Ulama Salaf

Oleh: Mahmudi Budi Setiawan
Imam Syafi`i dituduh sebagai pendukung Syiah oleh pendengkinya.Beliau dirantai dengan besi bersama orang alawiyin dari Yaman hingga Raqqah
Imam Syafi`i pernah difitnah pendengkinya. Kaki beliau dirantai dengan besi dari Yaman hingga Raqqah [Ilustrasi]

DEWASA ini upaya kriminalisasi ulama begitu gencar dilakukan. Sebagai contoh, para penggawa GNPF-MUI (Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majis Ulama Indonesia) semisal Habib Rizieq Shihab, Ustadz Bachtiar Nasir dan Munarman juga menjadi sasaran tembak kriminalisasi.

Sunday, November 27, 2016

Hancurnya Generasi, Bisa Karena Orang Tua

PADA dasarnya setiap insan membutuhkan panutan dalam keluarga yaitu sosok yang bisa dijadikan kebanggaan dalam hidupnya, begitu juga para kaum hawa mereka butuh tauladan dari orang tua dan keluarga terdekatnya.
Tanpa tauladan, mereka akan kesulitan untuk menemukan makna hidup, jalan pulang di tengah derasnya arus modernisasi dan merasakan manisnya hidup. Kenapa demikian?
Para perempuan sesungguhnya tidak bisa berjalan tanpa ada arahan orang-orang terdekat. Para orang tua mempunyai peran penting dalam mendidik anak gadisnya, tanggung jawab mereka bukan saja dalam masalah ekonomi dan kasih sayang, melainkan ada juga tanggung jawab pendidikan agama.